Abu berteman dengan api
Tapi kayu harus lah mati
Ketika kayu mati
Terciptalah abu
Api yang bergembira serya membakar kayu
Tertawa terbahak-bahak di atasnya
Terus menari sampai ia pun mati
Kayu menangis sejadi-jadinya
Menahan sakit ketika api perlahan memakannya
Abu yang kemudian tercipta
Tersenyum gembira atas kehidupannya
Ia bertebaran terbawa angin
Dan manghilang terkena hujan