Iklan

Rabu, 23 Maret 2022

Asmara hati

Mulanya kita saling bertatap

Lambat laun kita semakin larut

Bagai susu dan gandum yang menjadi roti

Setiap kata yang terucap

Layaknya paus di dalam samudra

Meski tak terlihat

Nyatanya ada harapan besar di dalamnya

Ketika kau memanggil namaku

Seperti nada yang berjatuhan ke lantai

Hatiku terbawa irama hingga menari sendiri

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hallo