Ketika matahari menyorot ruang penyucian
Ada rasa yang masih terabaikan
Kadang ia tetap bersembunyi
Jauh di kedalaman dan sesekali muncul
Dari masa kecil ia tetap bersemayam
Tak pernah merasa lapar dan kesepian
Ia hanya butuh tempat untuk bersembunyi
Aroma yang di bawa angin mencium keningnya
Ia terpesona hingga tak bernafas
Sisik di tubuhnya mengelupas
Daun salam menyapanya
Kayu gaharu memeluknya
Cendana memberinya hadiah
Ia nampak berbahagia dengan kenangannya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Hallo