Iklan

Minggu, 27 Maret 2022

Bunga ilalang

Ketika matahari menyorot ruang penyucian

Ada rasa yang masih terabaikan

Kadang ia tetap bersembunyi

Jauh di kedalaman dan sesekali muncul

Dari masa kecil ia tetap bersemayam

Tak pernah merasa lapar dan kesepian

Ia hanya butuh tempat untuk bersembunyi

Aroma yang di bawa angin mencium keningnya

Ia terpesona hingga tak bernafas

Sisik di tubuhnya mengelupas

Daun salam menyapanya

Kayu gaharu memeluknya

Cendana memberinya hadiah

Ia nampak berbahagia dengan kenangannya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hallo